Beranda > Renungan Harian > Mainannya atau Pemberinya?

Mainannya atau Pemberinya?

Bacaan hari ini: Mazmur 46:2-4
Ayat mas hari ini: Mazmur 46:2
Bacaan Alkitab Setahun: Ezra 9,10; Kisah Para Rasul 1

Setiap kali saya bepergian jauh, anak-anak selalu ingin ikut. Saya kerap menolak permintaan itu dengan menjanjikan hadiah mainan ketika pulang. Tak heran jika setiap kali saya pulang dari bepergian, mereka hanya bertanya satu hal, “Mana mainannya?” Bahkan, mereka tidak peduli jika saya masih lelah setelah perjalanan. Mereka mau tas saya cepat-cepat dibongkar, supaya mereka segera menemukan mainan yang saya bawa untuk mereka. Mainan, bagi anak-anak saya, bahkan sejenak menjadi lebih penting daripada kehadiran saya.

Dalam peran sebagai anak di hadapan Allah, terkadang sikap kita juga tidak jauh berbeda dengan anak-anak saya. Kerap kita mencari Tuhan, hanya untuk mencari mainan dan “hadiah” dari-Nya. Kerap kita hanya butuh berkat dan jawaban dari Dia. Kita ingin Dia memberi penyelesaian atas pergumulan dan masalah kita. Mata kita hanya tertuju pada hadiah dan berkat atas pekerjaan, rumah tangga, kesehatan, uang, serta perwujudan hadiah Tuhan lainnya, yang pernah kita terima. Kita menyangka bahwa Tuhan hanya berperan menghadirkan apa-apa yang tampak itu.

Karena itulah pemazmur mengingatkan kita, bahwa pribadi Tuhan jauh melebihi apa pun. Kita memang perlu mengucap syukur ketika menyadari berkat-berkat-Nya bagi kita. Namun, semakin kita dewasa dalam Dia, maka kita akan lebih menikmati sukacita karena kehadiran-Nya, meski tanpa hadiah sekalipun. Dan kehadiran-Nya yang menjadi sandaran serta sumber pengharapan kita, sudah merupakan anugerah luar biasa. Hari ini, bersyukurlah bahwa Dia ada bersama kita. Dia yang tak ternilai harganya.

KEHADIRAN TUHAN

JAUH MELEBIHI SEGALA PEMBERIAN

Kategori:Renungan Harian
  1. joe
    28 Juli 2012 pukul 9:57 am

    sungguh luar biasa berkatNya, andai semua orang setiap saat bisa meluangkan waktu meski hanya 5 menit untuk mencoba me review apa yang baru saja terlewati sungguh Tuhan bekerja luar biasa untuk kehidupan kita, bersyukurlah……..

  2. lia
    30 November 2012 pukul 9:50 am

    Tuhanlah yanng paling utama dari segalany.

  3. 30 Januari 2013 pukul 9:31 am

    jika kita bersyukur atas pamberianNya, maka niscaya akan ditambah nikmat tersebut, tapi siapa yang mengingkari, niscaya siksaNya teramat pedih

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: