Beranda > Renungan Harian > Saat Iman Goyah

Saat Iman Goyah

Blandina adalah nama seorang perem­pu­an kristiani yang meninggal ka­re­na sebu­ah penganiayaan di Lyon, Pran­cis, pada tahun 177. Ia mengalami sik­sa­an be­gi­tu rupa, tetapi ia tetap mem­perta­hankan iman­nya kepada Tuhan Yesus. Sam­­pai-sam­pai, walaupun sang penyik­sa sudah ke­lelahan dan frustrasi menyik­sa­­nya, ia te­tap pada pendirian dan keya­kin­­an­nya.

Kematian Blandina ini mengikuti jejak ke­matian Stefanus, martir kristiani perta­ma yang kisahnya tercatat dalam Kisah Pa­­­ra Rasul 7. Saat itu penganiayaan ter­ha­­dap jemaat kristiani semakin nyata ter­ja­di. Aniaya itu di­mu­lai dengan ancaman kepada Rasul Petrus dan Rasul Yo­hanes da­­lam Kisah Para Rasul 4 dan 5. Kemu­dian disu­sul dengan hukuman mati bagi Stefa­nus. Namun, mereka semua rela dan bahkan ber­sukacita atas terja­di­nya pengania­ya­an tersebut (Kisah Para Rasul 5:41). Ini di­mung­kin­kan karena iman keyakinan mereka akan Yesus sangat te­guh. Ke­ya­kin­an ini dapat terbangun karena mereka sudah melihat sen­diri karya Tuhan Ye­sus dalam hidup mereka.

Dalam hidup kita sebagai orang percaya, ada masa-masa ke­ti­ka iman kita menjadi goyah. Pada saat itu kita mungkin mem­per­ta­nyakan ten­tang keberadaan Allah, tentang kasih-Nya, tentang ke­hi­dup­an, tentang ke­matian, tentang kebangkitan Yesus, dan se­ba­gai­nya. Di saat-saat de­mikian, mari kita mengenang kisah para martir kris­tiani di masa lalu seperti Stefanus dan Blan­dina. Mung­kinkah me­reka rela mati jikalau mereka tidak sung­guh-sungguh yakin bah­wa iman yang mereka miliki, dan juga kita miliki ini, sung­guh-sungguh be­nar?

KESETIAAN DAN PENGORBANAN PARA MARTIR KRISTIANI ADALAH SALAH SATU BUKTI KUAT TENTANG KEBENARAN IMAN KITA
Kategori:Renungan Harian
  1. 9 April 2011 pukul 4:36 am

    sebagai anak-anak TUHAN yang percaya kuasa-Nya kita tidak harus menyombongkan diri bahwa KRISTUS adalah penyelamat sejati, mengapa tidak harus percaya? sebab kesombongan adalah “sathanic” dan “sathanic” adalah sesat..
    jadi biarlah kebenaran itu datang dari hati, sebab hati adalah ungkapan jiwa..
    Ur welcome kebenaran..
    JBU🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: