Beranda > Artikel > Rancangan Khotbah Minggu – 19 Pebruari 2012

Rancangan Khotbah Minggu – 19 Pebruari 2012

Bacaan 1 : Yesaya 43: 18-19, 21-22, 24b– 25
Bacaan 2 : 2Korintus 1: 18-22
Bacaan 3 : Markus 2: 1-12

Tema: Gereja Menjadi Tanda Bagi Karya Penyelamatan Allah

Pendahuluan

Bacaan 1, merupakan kutipan dari Deutero-Yesaya, bagian yang terselib di antara Nyanyian Hamba Tuhan yang pertama (42: 1-7) dan pujian Hamba kedua (49: 1-13). Nada kutipan mengumandangkan berita tentang masa depan: “… Umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku … Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri tidak mengingat-ingat dosamu” (ay. 21, 25).

Bacaan 2, diambil dari “rencana Paulus” berhubungan dengan warga Korintus. Rencana itu ditepatinya, karena di dalamnya Paulus melihat “rencana penyelamatan Allah” dilaksanakan lewat dirinya.

Rencana Allah itu harus dilaksanakan tanpa ragu-ragu. Sebab Kristus yang menjadi pola hidup Paulus. Sikap Kristen yang diharapkan oleh Paulus justru di dalam dan dengan Dia mengucapkan selalu “ya” kepada Allah.

Bacaan 3, menceritakan tentang bagaimana Yesus Kristus menjadi pemenuhan janji Allah. Terhadap orang yang lumpuh secara jasmani – dan mungkin juga lumpuh secara “rohani”- Ia menyampaikan penyembuhan dan pengampunan.

Penjelasan Teks

Bacaan 1 : Yesaya 43: 18-19, 21-22, 24b-25

Kutipan di atas diambil dari bagian yang disebut Deutero-Yesaya (Yes 40 – 505). Tulisan ini nampaknya berasal dari masa sesudah pembuangan (th. 539 Seb.M). Nama raja Cyrus yang berjasa bagi bangsa Israel dalam pembebasan disebut-sebut sampai dua kali (lih. Yes 44: 28 dan 45: 1). Nada sukacita dan penuh harapan atas keselamatan yang bercampur dengan pengalaman yang penuh penderitaan menonjol dalam bagian ini. Pemberitaan Deutero-Yesaya merupakan satu kesatuan. Memang variasi dalam pemilihan istilah dan bentuk cukup kaya. Maka bermanfaat bila memperhatikan tema pokok yang diberitakan.

Bangsa yang dikasihi Yahwe dibimbing kembali ke Yerusalem, mengalami exodus (keluaran) baru. Perjalanan itu menempuh jalan melintas padang gurun. Yahwe (Tuhan) sudah menantikan mereka di Sion sebagai Raja mereka. Yahwe yang berkuasa dalam sejarah keselamatan dalam penciptaan, memang mampu berbuat demikian. Siapa yang meragukan tindakan Yahwe ini bisa melihat bukti sejarah, bagaimana raja besar digunakan bagi penyelamatan bangsa.

Bacaan 2: 2Korintus 1: 18-22

Kutipan ini merupakan bagian dari pembicaraan Paulus tentang rencananya dan pembinaan untuk Gereja (1: 12 – 2: 11)

Setelah surat diawali dengan ucapan syukur (1: 3-11), Paulus terus berbicara tentang hubungannya dengan jemaat Korintus dan surat yang pernah dikirimkan kepada mereka (1: 12-14). Di sini Paulus menekankan ketulusan hati dan usaha karyanya. Kemudian Paulus berbicara tentang rencana kerjanya, namun rencana itu ternyata tidak bisa terlaksana (1: 15 – 2: 2).

Berturut-turut dijelaskan olehnya rencana itu (ay. 15-16); dijelaskan pula ketulusan yang dihayati pada saat menyusun rencana itu (ay. 17-18), dan alasan mengapa ia bersikap demikian: karena Allah yang tulus hidup dalam Gereja.

Paulus sadar bahwa sebagai rasul ia adalah pekerja (ay. 23-24) dan jemaat merupakan kesukaannya. Sesudah berbicara tentang suratnya terdahulu, surat yang ditulisnya dengan air mata (2: 3-4), Paulus mengatakan bahwa memang masih ada kekurangan dan teguran, yang cukup menyedihkan, namun harus ada pengampunan (ay. 5-11).

Paulus berharap agar jemaat Korintus berdoa untuk dirinya. Doa merupakan kebutuhan, bukan saja perorangan melainkan juga kebutuhan bersama. Dalam doa umat disatukan. Paulus berharap karyanya bisa didukung dalam doa karena karyanya itu bukan untuk kepentingan dirinya sendiri, melainkan demi kemuliaan Allah.

Bacaan 3 : Markus 2: 1-12

Dalam kutipan dari Injil Markus kita mendapatkan gambaran bahwa asalnya ini dari dua peristiwa yang kemudian digabung. Kisah tentang mujizat Yesus dan kisah tentang pertikaian pendapat antara Yesus dengan ahli Taurat. Kisah tentang mujizat yang dilakukan oleh Yesus menjadi bingkai dari pertentangan antara Yesus dengan ahli Taurat.

  • Mereka yang mengagumi firman dan karya Yesus memang merupakan kelompok yang berseberangan dengan para ahli Kitab (cf. Mrk 2: 6). Para ahli Kitab berpendapat bahwa Yesus itu seperti seorang propagandis pendapat yang salah, bahkan Ia telah menghujat nama Allah yang kudus. Karena itu para ahli Kitab merasa berkewajiban mengingatkan para pengikut Yesus akan kedudukan mereka sebagai bangsa yang terpilih.
  • Yesus mempunyai alasan yang cukup kuat untuk menampilkan diri dan tidak harus sesuai dengan kehendak / keinginan ahli Kitab. Dalam bagian ini kita berjumpa dengan galar Yesus sebagai “Anak Manusia”, yang memang disebutkan dengan menunjuk kepada orang ketiga yang menghubungkan dirinya dengan nubuat dalam Dan 7. Pengertian Anak Manusia dalam kitab Daniel mempunyai pengertian: Dia adalah Raja dan sekaligus jaksa yang menentukan. Maka jika Markus menggunakan gelar ini untuk Yesus, maka tugas Yesus digambarkan demikian:
  1. Dalam kisah ini justru sang Raja menampilkan kuasa-Nya. Pengampunan dosa memang suatu kekuasaan yang tidak bisa dilihat orang. Tetapi justru memperlihatkan kenyataan itu. Penyembuhan merupakan tanda “pengampunan”. Dengan demikian Yesus menyatakan dan sekaligus memberitakan diri sebagai “yang berkuasa memberikan pengampunan dosa”.
  2. Dengan firman dan karya-Nya Ia menyatakan siapa Dia sebenarnya. Dia adalah yang berkuasa atas dosa dan yang berhak memberikan pengampunan. Reaksi ahli Kitab juga jelas: “Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapakah yang dapat mengampuni dosa selain Allah sendiri?” (ay. 7).

Rancangan Khotbah

Exodus Umat Allah.

  • Umat Allah dulu dibimbing ke arah keselamatan dari Mesir: karya Allah ini membangun umat Tuhan.
  • Umat Tuhan baru diperbaharui dalam exodus (peristiwa keluaran) dari pembuangan di Babilonia.
  • Umat masa kini berziarah bersama Yesus menuju keselamatan ilahi
  • Pujian harus menjadi jawaban manusia akan keselamatan tersebut.   (DP)
  1. 4 Oktober 2012 pukul 4:08 pm

    update lagi dong,,🙂
    happy bloging

    kami dari GKJW Pare .

    Gbu🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: