Paduan Suara “Amin”
Bacaan : Filipi 1:1-11
Ketika mengunjungi kebaktian be-berapa gereja di Korea Selatan, ada satu hal yang membuat saya penasaran. Jemaat yang hadir berulang kali menanggapi pengkhotbah dengan kata “Amin”. Menariknya, suara mereka nyaris selalu bersamaan, seperti sebuah paduan suara. Saya tahu di Indonesia tanggapan “Amin” ada, namun umumnya sendirisendiri. Rasa penasaran saya terjawab setelah mengikuti kebaktian kesekian kalinya, dan mendengar tentang partisipasi nyata gereja-gereja Korea Selatan dalam pemberitaan Injil ke seluruh dunia. Semua gereja dari pelbagai latar-belakang mendidik jemaatnya untuk mengabarkan Injil dan mendukung pekabaran Injil. Tidak heran, ketika kalimat-kalimat khotbah berisi ajakan memberitakan Injil, tanggapan spontan mereka pastilah “Amin”. Read more…
Waktunya Belum Tiba
Bacaan : Hagai 1:1-11
Waktu anak-anak saya masih ABG (Anak Baru Gede), saya sempat jengkel dengan beberapa sikap mereka. Demi mencari identitas dan jati diri, meski usia belum cukup, mereka kerap nekat nonton film 17 tahun ke atas atau naik motor sendiri. Mereka merasa sudah cukup dewasa. Namun, saat diminta melakukan tanggung jawab tertentu, mereka kerap berdalih, “Kami belum dewasa. Belum waktunya untuk itu!” Dewasa bagi mereka identik dengan memprioritaskan hal-hal yang menjadi hasrat dan keinginan diri mereka sendiri. Read more…
Futsal Bareng KPPM GKJW Madiun
Senin 23 Januari 2012 KPPM GKJW Pacitan menerima kunjungan balasan dari KPPM GKJW Madiun dengan agenda utama “maen futsal”.Datang dengan kekuatan sekitar 20 personil pemuda madiun disambut segelintir pemuda Pacitan (maaf karena pemuda di Pacitan ya tinggal segelintir aja hehehe) dan beberapa Majelis serta Pak Pendeta Totok.
Kick off dimulai tepat pukul 11.00 WIB di awal sesi masing-masing tim menurunkan pemain seniornya (baca=pemain tua), tim Pacitan sendiri dimotori pemain veteran Pnt Darmadi dan Dkn Rahardian serta beberapa bapak-bapak.Sesi selanjutnya permainan semakin seru karena masing-masing tim menurunkan skuad mudanya. Read more…
Pilih Mana?
Bacaan : Daniel 6:1-29
Menjadi seorang kristiani yang hidupnya serba cukup, karir sukses, taat firman, jadi berkat bagi banyak orang, memuliakan Tuhan sepanjang hidup; siapa yang tak mau? Namun, bagaimana kalau demi ketaatan pada Tuhan dan kesaksian hidup yang memuliakan-Nya, kita mungkin dimusuhi orang, kehilangan pekerjaan, hidup serba susah, bahkan nyawa terancam? Akankah Anda tetap bertahan dengan iman Anda?
Read more…
Tumbuh Lewat Persekutuan
Bacaan : Kolose 3:5-17
Setelah dibaptis, Pakhomius seriusingin bertumbuh. “Bertapalah. Itucara terampuh, ” nasihat seorang biarawan. Di tahun 315 M, tradisi bertapa memang marak. Orang memisahkan diri dari masyarakat yang korup. Menyendiri di gurun. Berdoa dan puasa. Setelah mencoba, Pakhomius merasa itu tidak tepat. “Bagaimana bisa belajar rendah hati, jika hidup sendiri? Bagaimana belajar bersabar, tanpa menjumpai sesama?” Ia pun berhenti bertapa dan mengembangkan spiritualitas persekutuan. Menurutnya, orang bertumbuh dalam pergaulan, bukan kesendirian.
Read more…
Perseteruan
Bacaan : Lukas 12:13-21
Kalau harta dan kuasa sudah menutupi mata hati, tetangga, teman, saudara biarpun seiman tidak ada artinya, toleransi di wilayah sempit tidak ada. Yang ada cuma menghasilkan uang sebanyak-banyaknya, sekalipun menye-babkan orang lain menderita, ” demikian seorang pembaca mengomentari berita KOMPAS 11 Agustus 2011 tentang pembangunan pelabuhan senilai 1, 1 miliar dolar di Kuwait yang memicu ketegangan dengan Irak. Maklum, wilayah perairan Irak menyempit dan situasi ekonomi dan perdagangan mereka pun bisa terjepit. Read more…





Komentar Terakhir